Assalamu’alaikum,
akhi...
Teruntuk engkau yang hendak menjadi Calon suamiku,..
Hari bahagia itu masih beberapa bulan
lagi,Tapi aku sudah merinduimu,
Engkau yang belum pernah hadir dalam episode kehidupanku,
Engkau yang sama sekali tak kukenal sebelumnya,
Pertemuan kita sekali saja..
Engkau yang belum pernah hadir dalam episode kehidupanku,
Engkau yang sama sekali tak kukenal sebelumnya,
Pertemuan kita sekali saja..
Dimana
saat kau melihatku dan aku juga melihatmu
Sebuah proses syar’i yang diajarkan oleh Rosul kita yang mulia
Itu sudah cukup bagiku ,Untuk mantap dalam memilihmu..
Aku juga ingin jadi wanita yang beruntung berdasarkan hadits Rosul kita,
“Wanita itu dinikahi karena empat perkara yaitu karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah olehmu wanita yang punya agama, engkau akan beruntung.” (HR. Al-Bukhari no. 5090 dan Muslim no. 1466)
Calon suamiku....
Jika kau juga merinduiku, Maka bersabarlah,
Tetaplah mengokohkan aqidah, Tegarlah dalam menegakkan sunnah, Istiqomah dalam berakhlaqul karimah, Bersemangatlah dalam mencari maisyah,...
Sebuah proses syar’i yang diajarkan oleh Rosul kita yang mulia
Itu sudah cukup bagiku ,Untuk mantap dalam memilihmu..
Aku juga ingin jadi wanita yang beruntung berdasarkan hadits Rosul kita,
“Wanita itu dinikahi karena empat perkara yaitu karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah olehmu wanita yang punya agama, engkau akan beruntung.” (HR. Al-Bukhari no. 5090 dan Muslim no. 1466)
Calon suamiku....
Jika kau juga merinduiku, Maka bersabarlah,
Tetaplah mengokohkan aqidah, Tegarlah dalam menegakkan sunnah, Istiqomah dalam berakhlaqul karimah, Bersemangatlah dalam mencari maisyah,...
Calon Imam ku...
Ketahuilah...
Mungkin
aku terlalu belia sebagai pendamping hidup mu… Namun, izinkan aku tuk berusaha
menjadi istri nan sholihah dan menjadi ummi bagi anak-anak kita nanti…
Aku ini pencemburu berat, manja, dan sangat
manja…
Namun,
Jika aku salah…
Aku mohon kamu tidak akan membentakku
Cukuplah diberi nasihat dimana letak
kesalahan dan apa yang harus aku lakukan…
Insyaallah Aku pasti akan menuruti apa yang
akan kau perintahkan calonku
Aku tidak akan memaksamu untuk menjadi sosok
yang romantis..
Tapi paling tidak secercah sikap romantic
pasti ada padamu…
Calonku..
Sekali lagi.. Kamu tidak perlulah berwajah
ganteng seperti Dude Herlino untuk menarik perhatianku..
Tapi cukuplah kamu yang apa adanya yang
memiliki aura dengan segala karismatik keperdulianmu terhadapku ..
Semoga aku dapat menjadi istri yang tidak
akan memberatkan taggung jawabmu di akhirat kelak yahh
Semoga kita dapat benar-benar berjalan
bersama nanti yah..
Semoga cinta yang kita milikii karna kita
teramat mencintai ALLAH SWT
Semoga kita akan selalu berpedoman pada
AL-Quran dalam menjalani hidup
Semoga menikah adalah tujuan kita beribadah
karna mengikuti sunah Nabi Muhammad SAW yah
Semoga kita dapat mendidik anak-anak kita
yang cantik dan ganteng bersama-sama, dalam akhlak yang mulia menjadi anak yang shaleh
dan shalehah nantinya
Calon suamiku….
Inilah sekilas harapan, yang kuukirkan dalam
rangkaian kata. seperti kata orang “tidak semua yang dirasakan dapat
diungkapkan dengan kata-kata”. iitulah yang kini kuhadapi…
Kelak saat kita tengah bersama maka di situlah
kau akan memahami diriku, sama halnya dengan diriku yang akan belajar
memahamimu
Bersabarlah calon suamiku doaku selalu agar Allah memudahkan jalanmu untuk menjemputku
sebagai bidadarimu…
Aamiiin...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar