Senin, 20 Januari 2014

Makalah "Cara Mendidik Anak yang Baik ala Rasulullah"



CARA MENDIDIK ANAK YANG BAIK MENURUT RASULULLAH



Disusun oleh

Khairunnisa Atika

      Fakultas        : Tarbiyah
      Jurusan         : PAI
      Semester        : I (satu)
   
 

STIT AL HIKMAH
TEBING TINGGI


KATA PENGANTAR


Segala puji dan syukur kita ucapkan dengan lafazh Alhamdulillah. Hanya Allah lah sang Maha yang harusnya kita puji. Sebab segala kesempurnaan adalah milik Allah semata.
Shalawat dan salam kita hadiahkan kepada buah hati Aminah putra Abdullah, Nabi Muhammad saw, yang mana berkah dari perjuangan beliau selama ini, kita menemukan titik terang sebuah kehidupan. Yang dulu gelap, sekarang menjadi terang benderang. Alhamdulillah...
Akhirnya, selesai sudah makalah tentang ”CARA MENDIDIK ANAK  YANG BAIK MENURUT RASULULLAH” , yang mana makalah ini bertujuan agar para pembaca dapat mengikuti trik-trik dalam mendidik anak yang baik sesuai dengan apa yang telah Rasululllah ajarkan.
Selain itu, penulis menyadari bahwa makalah ini sangat jauh dari kesempurnaan. Maka dari itu, penulis sangat berharap kritik maupun saran dari pembaca untuk memperbaiki makalah ini agar lebih bagus lagi.

Tebing Tinggi, 29 Desember 2013
                               Penulis
  

                                  Khairunnisa Atika
 



DAFTAR ISI
Kata Pengantar ................................................................................................ i
Daftar Isi ........................................................................................................    ii
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................... 1
A.    Latar Belakang ..................................................................................... 1
B.     Rumusan Masalah ............................................................................. .. 1
C.    Tujuan Penulisan ............................................................................... .. 2
BAB II PEMBAHASAN .............................................................................. .. 3
A.    Defenisi Pendidikan ........................................................................... .. 3
B.     Cara Mendidik menurut Rasulullah ................................................ .. 4
1.      Ihsan ............................................................................................. .. 4
2.      Amanah ........................................................................................ .. 4
3.      Sabar ............................................................................................. .. 5
4.      Jujur ............................................................................................. .. 5
5.      Malu .............................................................................................. .. 6
6.      Saling Menasehati ........................................................................ .. 6
7.      Adil ................................................................................................ .. 6
BAB III PENUTUP ......................................................................................... 7
A.    Kesimpulan ........................................................................................... 7
B.     Saran ..................................................................................................... 7
DAFTAR PUSTAKA



BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang
Banyak anak-anak zaman sekarang yang mengalami “MASA PUBER” yang tidak pada masanya. Dikatakan seperti itu, karena anak-anak zaman sekarang lebih kenal hal-hal yang bersifat dewasa. Contohnya, lagu. Zaman sekarang anak-anak lebih hafal lagu-lagu Band atau lagu-lagu orang dewasa, daripada lagu anak-anak. Itu disebabkan canggihnya Ilmu Teknologi yang semakin maju dan membuat semuanya menjadi serba gampang. Dan hal-hal “KUNO” pun bisa di bilang hilang begitu saja. Anak-anak yang seharusnya menuntut ilmu sesuai kemampuan nya, kini malah mengenal hal-hal yang mestinya tak ia tau atau ia kenali.
Dan akibat dari pengajaran yang salah ataupun kurangnya perhatian orang tua, akhirnya sang anak pun mengenali kata “CINTA”, “PACARAN” dan hal-hal negatif lainnya. Itu semua disebabkan kurangnya pendidikan si anak. Orang tua hanya mengarahkan pendidikan hanya di Sekolah. Namun di rumah atau di luar lingkup itu, orang tua tidak terlalu peduli dengan si anak.
Maka dari itu, seharusnya pendidikan Agama adalah solusi yang pas untuk si anak. Agar ia terdidik dan terbimbing ke jalan yang benar.

B.       Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah yang dapat ditarik adalah :
1.      Apa itu pendidikan?
2.      Bagaimana cara mendidik anak yang baik menurut Rasulullah?

C.      Tujuan Penulisan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah :
1.      Untuk mengetahui secara rinci tentang pendidikan
2.      Untuk mengetahui trik-trik mendidik anak yang baik menurut Rasulullah




BAB II
PEMBAHASAN

A.      Defenisi Pendidikan
Kata “Pendidikan”, dalam Bahasa Indonesia berasal dari kata, “didik” yang mendapat awalan pe- dan akhiran –kan. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1995:232), kata didik berarti memelihara dan memberi latihan (ajaran, tuntunan, pimpinan) menegnai akhlak dan kecerdasan pikiran.
Dengan demikian, pendidikan dapat diartikan, “Proses pengubahan sikap atau tata laku seseorang atau kelmpok dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pelatihan dan pengajaran.
Selanjutnya, dalam Bahasa Inggris, pendidikan disebut “Education”, yang berasal dari kata “Educate” (mendidik), artinya memberi peningkatan dan pengembangan.
Beralih ke dalam bahasa Arab, pendidikan biasa disebut juga dengan tarbiyyah  تربية ) ), dan kata tarbiyyah biasanya digunakan oleh ahli pendidikan Islam untuk menerjemahkan kata pendidikan dalam bahasa Indonesia.[1]

 
B.       Cara Mendidik Anak yang Baik Menurut Rasulullah
Seluruh anak menjalankan seluruh hidupnya bersama keluarga nya, oleh sebab itu maka tanggung jawab keluarga adalah membimbing si anak tentang prilaku yang islami, yang baik dan membekalinya dengan nilai-nilai sosial positif yang baik.
Berikut beberapa trik mendidik anak yang baik ala Rasulullah.
Ø Ihsan (perbuatan yang baik)
Ihsan disini bukan hanya baik dalam seluruh ibadah nya maupun yang wajib ataupun yang sunnah. Tapi, ihsan dapat diartikan bersungguh-sungguh dalam hal apapun maupun profesional dalam suatu pekerjaan. Selain itu, membalas kejahatn dengan kebaikan, menjauhkan diri dari sikap balas dendam dan menahan amarah, juga merupakan salah satu contoh sikap ihsan. Nah, dari sini kita bisa beri contoh untuk si kecil. Kita mulai mengajarkan kepada mereka bagaimana menjadi orang yang pemaaf, tidak dendam dengan orang yang berbuat salah kepada kita. Kemudian berilah si anak keterangan tentang apa ganjaran yang akan ia dapat bila ia berlaku baik pada siapapun.

Ø Amanah (dapat dipercaya)
Amanah ialah menyampaikan hal yang seharusnya disampaikan kepada pemiliknya tanpa mengulur-ulur waktu. Disini cobalah berikan sesuatu pada si anak (berupa uang, ataupun benda lainnya) untuk disampaikan kepada seseorang. Tapi sebelum ia mulai mengerjakan hal itu, jelaskanapa itu amanah. Agar ia lebih paham dan mengerti. Jika ia mengerjakan hal tersebut, maka pujilah ia dengan pujian yang ia senangi. Karena karakter anak sangat suka dengan pujian. Misalnya, “Wah, kamu hebat sayang. Mama bangga dengan kamu karena sudah mau mengantarkan barang itu ke pemiliknya”.
Namun apabila ia enggan melakukannya, maka jelaskan secara perlahan apa yang akan ia dapat bila ia tidak amanah. Misal, “Sayang, koq gak kamu kasih ke pemiliknya? Lain kali jangan gitu ya sayang. Karena Allah sayang dengan orang yang amanah dan orang nanti gak mau percaya sama anak yang gak amanah”.

Ø Sabar
Seorang anak harus dilatih untuk bersabar. Sabar ketika apa yang ia inginkan tidak tercapai ataupun menerima sesuatu yang sangat tidak ia senangi. Ajarkan si anak untuk lapang dada menerima semua nya. Bukan malah sebaliknya, si anak malah marah atupun mengeluh karena apa yang ia mau tidak dituruti.

Ø  Jujur
Nah, dalam kategori ini, sebenarnya sangat gampang bagi anak untuk jujur kepada siapapun. Tapi terkadang, ketika orang tua berbohong di depan anaknya, maka si anak akan terus merekam apa yang ia tahu. Maka dari itu, di awali dari orang tu itu sendiri, jangan pernah berbohong di hadapan si anak. Jika ingin berbohong demi si anak, usahakan si anak tidak mengetahui kebohongan orang tuanya.
Selain itu, latihlah secara perlahan agar si anak belajar jujur, mulai dari diri sendiri, orang tua, maupun orang-orang di sekelilingnya. Karena itu akan berpengaruh dalam pergaulan sehari-harinya.

Ø  Malu
Seorang anak harus diajarkan rasa malu. Sebab jika ia tidak memiliki rasa malu, ia akan berbuat sesuka hatinya. Namun, jika si anak mempunyai rasa malu, ia akan sadar bahwa perbuatan yang tidak pantas ia lakukan adalah salah. Seperti, malu ketika memukul teman, dsb.

Ø  Saling Menasehati
Disini fungsinya untuk menanamkan jiwa sosial si anak terhadap teman-temannya maupun orang di sekelilingnya. Jika ada salah seorang temannya yang salah, tentu si anak akan menasehati dengan mengatakan bahwa hal itu salah dan tidak boleh dilakukan.

Ø  Adil
Bersikap tidak memihak adalah sifat adil. Seorang anak hendaknya dilatih dengan sikap adil. Karena jika ada hala-hal yang sedikit memihak, si anak akan mencoba memilihkan yang terbaik.[2]



BAB III
PENUTUP

A.      Kesimpulan
Dari pembahasan sebelumnya, dapat ditarik kesimpulan :
1.      Bahwa pendidikan adalah “Proses pengubahan sikap atau tata laku seseorang atau kelmpok dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pelatihan dan pengajaran.”
2.      Beberapa trik mendidik anak yang baik menurut Rasulullah adalah :
·         Ihsan (perbuatan yang baik)
·         Amanah (dapat dipercaya)
·         Sabar
·         Jujur
·         Malu
·         Saling menasehati
·         Adil

B.       Saran
Diharapkan kritik dan saran dari para pembaca. Karena makalah ini jauh dari kesempurnaan.
Semoga kita dapat mengambil pelajaran yang bermanfaat dari makalah yang telah penulis buat.




DAFTAR PUSTAKA
Drs. Syafaruddin, dkk, “Ilmu Pendidikan Islam”, 2006, Jakarta : Hijri Pustaka Utama
Website :
Html : Zaenal BlogTM  Ingin Jadi Pakar SEO Indonesia Kursus Blogger Master



[1] Drs. Syafaruddin, dkk, “Ilmu Pendidikan Islam”, 2006, Jakarta : Hijri Pustaka Utama, hal : 34-36
[2]  Html : Zaenal Blog™ Ingin Jadi Pakar SEO Indonesia Kursus Blogger Master

Tidak ada komentar:

Posting Komentar